WhatsApp Icon
BAZNAS Luwu Salurkan 1.125 Pcs Daging Dam Haji dari BAZNAS RI ke Pesantren, Panti Asuhan, dan Mustahik

Luwu, Sulawesi Selatan — BAZNAS Kabupaten Luwu dipercaya untuk menyalurkan daging dam haji yang berasal dari BAZNAS RI kepada sejumlah pesantren, panti asuhan, serta para mustahik yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Luwu.

Sebanyak 1.125 pcs daging dam haji disalurkan kepada lembaga-lembaga keagamaan, sosial, dan masyarakat penerima manfaat sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama serta wujud nyata penyaluran manfaat ibadah haji kepada mereka yang membutuhkan.

Penyerahan dilakukan langsung oleh pimpinan dan staf BAZNAS Kabupaten Luwu, yang turun ke lapangan untuk memastikan pendistribusian berjalan dengan baik, tertib, dan tepat sasaran. 

Ketua BAZNAS Kabupaten Luwu menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan oleh BAZNAS RI.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS RI atas amanah yang telah dipercayakan kepada kami. Semoga daging dam ini membawa keberkahan bagi para santri, anak-anak asuh, dan para mustahik di Kabupaten Luwu,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Luwu berharap penyaluran daging dam haji dapat mempererat silaturahmi antarlembaga, menumbuhkan semangat berbagi, serta memperluas jangkauan manfaat program sosial keagamaan di wilayah Kabupaten Luwu.

17/10/2025 | Kontributor: Baznas Luwu
Sambut Indonesia Emas 2045, Beasiswa Santri Sangat Dibutuhkan

Pemberian beasiswa bagi santri sangat dibutuhkan guna melanjutkan tingkat pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Hal ini diharapkan mampu menciptakan generasi unggul menyambut era Indonesia Emas 2045.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyatakan, pada tahun 2024, BAZNAS telah menyalurkan beasiswa kepada 10.000 santri BAZNAS yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Hal ini dikatakannya dalam Seminar Nasional dan Pelepasan Duta ASFA bertema Strategi Penguatan Pesantren dan Lembaga Pendidikan Islam dalam Rangka Menyongsong Puncak Bonus Demografi Menuju Indonesia Emas 2045 di Gedung DPR RI, Jakarta baru-baru ini.

“Kalau 41 ribu pesantren di Indonesia ini ada kadernya satu per satu saja, maka pesantren kita di Indonesia akan lebih maju lagi,” kata dia.

Ia mengatakan, konsep penguatan beasiswa berbasis pesantren yang nantinya kembali kepada pesantren, seperti yang dilakukan ASFA Foundation. Dapat membawa dampak besar bagi kemajuan generasi Indonesia Emas 2045.

Kiai Noor juga menyoroti skema beasiswa yang diterapkan ASFA Foundation, dengan pembagian 47 persen untuk Dirosah Islamiyah, 40 persen untuk STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), dan 13 persen untuk bidang sosial dan humaniora.

“Artinya bahwa pondok pesantren kalau menggunakan pola ASFA Foundation ini akan menjadi pondok pesantren yang modern dan bisa berkompetisi di Indonesia Emas tahun 2045. Jadi nanti BAZNAS dan lembaga amil zakat yang lain bisa memberikan beasiswa seperti yang dilakukan ASFA,” ucap Kiai Noor.

Saat ini, BAZNAS telah memberikan beasiswa kepada lebih dari 1.000 mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Mesir dan Timur Tengah. Mereka diharapkan dapat kembali ke tanah air dan berkontribusi dalam mencetak generasi unggul.

Dalam waktu dekat, Kiai Noor mengungkapkan BAZNAS RI akan mengadakan pertemuan dengan LAZ (Lembaga Amil Zakat) di Indonesia guna membahas strategi pemberian beasiswa bagi santri. Pertemuan ini juga akan mencakup usulan Rektor IPB untuk menyediakan beasiswa khusus bagi mahasiswa Palestina.

“Ada usulan juga terkait pemberian beasiswa bagi mereka yang memperdalam Ilmu Al-Qur’an dan Ilmu Hadits. Saya kira ini juga penting sekali dan dibutuhkan di Indonesia, sehingga insya Allah akan kami tindak lanjuti,” katanya.

Dengan berbagai inisiatif ini, BAZNAS berharap dapat berperan aktif dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing tinggi di masa depan.

 

Kontributor: Amalia

Editor: ayu

31/01/2025 | Kontributor: Muh. Saifullah N
zakat penghasilan

Zakat penghasilan atau yang dikenal juga sebagai zakat profesi; zakat pendapatan adalah bagian dari zakat mal yang wajib dikeluarkan atas harta yang berasal dari pendapatan / penghasilan rutin dari pekerjaan yang tidak melanggar syariah. Nishab zakat penghasilan sebesar 85 gram emas per tahun. Kadar zakat penghasilan senilai 2,5%.

Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjelaskan, penghasilan yang dimaksud ialah setiap pendapatan seperti gaji, honorarium, upah, jasa, dan lain-lainnya yang diperoleh dengan cara halal, baik rutin seperti pejabat negara, pegawai, karyawan, maupun tidak rutin seperti dokter, pengacara, konsultan, dan sejenisnya, serta pendapatan yang diperoleh dari pekerjaan bebas lainnya.

Nishab dan Kadar Zakat Penghasilan

Zakat penghasilan dikeluarkan dari harta yang dimiliki pada saat pendapatan/ penghasilan diterima oleh seseorang yang sudah dikatakan wajib zakat. Lalu siapa orang yang wajib menunaikan zakat penghasilan?

Seseorang dikatakan sudah wajib menunaikan zakat penghasilan apabila ia penghasilannya telah mencapai nishab zakat pendapatan sebesar 85 gram emas per tahun. Hal ini juga dikuatkan dalam SK Ketua BAZNAS Nomor 13 Tahun 2025 Tentang Nilai Nisab Zakat Pendapatan dan Jasa Tahun 2025, bahwa;

Nishab zakat pendapatan / penghasilan pada tahun 2025 adalah senilai 85 gram emas atau setara dengan Rp85.685.972,- (delapan puluh lima juta enam ratus delapan puluh lima ribu sembilan ratus tujuh puluh dua rupiah)/tahun atau Rp7.140.498,00 (tujuh juta seratus empat puluh ribu empat ratus sembilan puluh delapan rupiah)/bulan.

Dalam praktiknya, zakat penghasilan dapat ditunaikan setiap bulan dengan nilai nishab perbulannya adalah setara dengan nilai seperduabelas dari 85 gram emas (seperti nilai yang tertera di atas) dengan kadar 2,5%. Jadi apabila penghasilan setiap bulan telah melebihi nilai nishab bulanan, maka wajib dikeluarkan zakatnya sebesar 2,5% dari penghasilannya tersebut

Ada banyak jenis profesi dengan pembayaran rutin maupun tidak, dengan penghasilan sama dan tidak dalam setiap bulannya. Jika penghasilan dalam 1 bulan tidak mencapai nishab, maka hasil pendapatan selama 1 tahun dikumpulkan atau dihitung, kemudian zakat ditunaikan jika penghasilan bersihnya sudah cukup nishab.

Nishab Zakat Penghasilan 85 gram emas
Kadar Zakat Penghasilan 2,5%
Haul 1 tahun

 

Cara menghitung Zakat Penghasilan:

2,5% x Jumlah penghasilan dalam 1 bulan

Contoh:

Jika harga emas pada hari ini sebesar Rp938.099/gram, maka nishab zakat penghasilan dalam satu tahun adalah Rp79.292.978,-. Penghasilan Bapak Fulan sebesar Rp10.000.000/ bulan, atau Rp120.000.000,- dalam satu tahun. Artinya penghasilan Bapak Fulan sudah wajib zakat. Maka zakat Bapak Fulan adalah Rp250.000,-/ bulan.

Tunaikan zakat penghasilan Anda melalui BAZNAS dengan cara transfer via rekening:
BANK BSI 1231212128 An. Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Luwu atau

dengan cara klik link https://kabluwu.baznas.go.id/bayarzakat

Layanan BAZNAS
wa.me/6281247130533

30/01/2025 | Kontributor: Humas BAZNAS Luwu
45 Truk Kontainer Bantuan BAZNAS untuk Warga Palestina Masuki Gaza

Sebanyak 45 truk kontainer bantuan kemanusiaan dari masyarakat Indonesia yang disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI untuk rakyat Palestina berhasil memasuki wilayah Gaza, Selasa (28/1/2025). 

Truk kontainer bantuan kemanusiaan ini dikirim melalui Rafah bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan Mesir, Bait Zakat Wa As-Shadaqat dan Sunnah Al Hayyah. 

Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan bahwa pengiriman bantuan ini merupakan wujud solidaritas dan kepedulian umat Islam Indonesia terhadap saudara-saudara di Palestina yang tengah menghadapi situasi darurat. 

“Alhamdulillah, atas doa dan dukungan masyarakat Indonesia, 45 truk kontainer bantuan kemanusiaan dari BAZNAS telah berhasil masuk ke Gaza. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (29/1/2025). 

Bantuan yang dikirimkan melalui pintu Rafah tersebut membawa lebih dari 50.000 karton paket berisi berbagai berbagai kebutuhan pokok, seperti mi, beras, kacang, keju, tuna kaleng, biskuit, jus kotak, tepung, saus, dan kurma. Pascagencatan senjata kebutuhan pangan, obat-obatan, dan perlengkapan darurat masih sangat tinggi. 

Menurut Noor, bantuan sebanyak 45 truk kontainer merupakan langkah awal, karena akan disusul ratusan truk berikutnya melalui mitra BAZNAS di Mesir.

"Target kami sebelum dan di Bulan Ramadhan semua bantuan sudah bisa masuk semua. Bahkan jika memungkinkan BAZNAS akan bikin dapur umum dan layanan kesehatan di Gaza," ucapnya. 

Noor Achmad menegaskan bahwa bantuan ini merupakan hasil dari kepercayaan para muzaki kepada BAZNAS sebagai lembaga zakat resmi yang amanah dalam menyalurkan donasi. 

“Setiap paket bantuan ini adalah bukti nyata dari kebaikan dan kepedulian rakyat Indonesia. Kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita di Gaza tidak merasa sendirian dalam menghadapi cobaan ini,” tambahnya.

Selain itu, BAZNAS RI tidak hanya menyalurkan bantuan berupa makanan saja, tetapi juga berencana membangun kembali berbagai fasilitas umum yang sebelumnya hancur akibat perang, seperti rumah sakit, sekolah, dan lainnya.

“Baru-baru ini BAZNAS RI sudah menandatangani MoU dengan UNRWA, JHCO, dan KHCF. Kami berharap dengan memperluas jaringan kerja sama ini akan mempermudah penyaluran bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina,” ucap Kiai Noor.

Hingga saat ini, BAZNAS RI telah berhasil menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp120 miliar untuk masyarakat Palestina, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 407.350 warga Palestina dan masih terus bertambah.

Sementara itu, Ketua Satgas Program Membasuh Luka Palestina, H. Mo Mahdum menekankan bahwa BAZNAS akan terus berupaya mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk Palestina, dengan menggandeng berbagai mitra strategis untuk memastikan distribusi yang tepat sasaran. 

"BAZNAS berkomitmen untuk terus menggalang bantuan kemanusiaan agar dapat menjangkau mereka yang paling membutuhkan. Ini bukan hanya sekadar bantuan materi, tetapi juga pesan bahwa Indonesia selalu bersama Palestina," lanjut Mahdum. 

Sebagai lembaga zakat yang memiliki misi kemanusiaan, BAZNAS RI juga mengajak masyarakat Indonesia untuk terus berkontribusi dalam program membasuh luka Palestina. 

“Kami mengundang seluruh masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Setiap donasi yang diberikan akan menjadi cahaya harapan bagi saudara-saudara kita di Gaza,” pungkas Mahdum. 

Dengan masuknya bantuan ini ke Gaza, BAZNAS RI berharap dapat meringankan beban warga Palestina dan terus memperkuat solidaritas kemanusiaan antara Indonesia dan Palestina.

 

Editor : Muh. Saifullah N

30/01/2025 | Kontributor: Humas BAZNAS RI
Sunatan Massal dalam Rangka Hari Ulang Tahun BAZNAS Ke-24

Belopa, 25 Januari 2025- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), dilakukan sunatan massal yang diikuti oleh puluhan anak di YAYASAN QARI SULAWESI LUWU

Kegiatan sunatan massal ini merupakan bagian dari program BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan dan pendidikan.

"Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan sunatan massal ini," kata Zainal Abidin selaku Wakil Ketua II BAZNAS Luwu. "Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan dan pendidikan."

Dalam kegiatan ini, BAZNAS juga menyerahkan bantuan kepada anak-anak yang mengikuti sunatan massal, berupa Santunan Pendidikan.

Ketua Yayasan Qari Sulawesi Luwu mengucapkan banyak terima kasih atas kerja sama dalam kegiatan sunnatan massal, semoga kedepannya BAZNAS Luwu banyak membantu Masyarakat terutama bagi yang ekonomi lemah, serta mengajak kepada para dermawan untuk menyalurkan Zakat infak dan sedekahnya di BAZNAS Luwu agar donasi makin tera rah lagi.

Kegiatan sunatan massal ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesadaran akan pentingnya kesehatan dan Pendidikan, serta menyalurkan Zakat Infak dan sedekah di BAZNAS Luwu.

25/01/2025 | Kontributor: Muh. Saifullah N

Berita Terbaru

BAZNAS Luwu Respon Cepat
BAZNAS Luwu Respon Cepat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Luwu nyerahkan bantuan biaya pengobatan kepada anak penderita Penyakit Ginjal. Setelah mendapat laporan dari ibu camat Bajo Barat tentang adanya salah satu warganya yang beralamat di Dusun Tiangka Desa Sampeang Kecamatan Bajo Barat Kabupaten Luwu, dimana salah satu warganya ada seorang anak menderita penyakit ginjal. Setelah mendapatkan informasi tersebut Pengurus BAZNAS Luwu langsung melakukan asesment dan menemui langsung kepala Desa Setempat mengenai informasi tersebut. “Setelah mendapatkan informasi ini, ketua baznas Luwu memerintahkan kepada kami untuk melakukan Assesment terhadap anak yang menderita penyakit ginjal tersebut untuk dilakukan assessmen dan melakukan penyerahan bantuan biaya pengobatan untuk membantu meringankan beban keluarga dan memastikan anak mendapat pengobatan yang baik Ucap Wakil Ketua IV BAZNAS Luwu (Zainal Abidin.S.Pd). Selain itu kepala desa juga mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan pengobatan yang diserahkan oleh BAZNAS kabupaten Luwu dimana anak tersebut sudah mengalami penyakit sejak bulan November 2021, sang anak sudah seringkali melakukan kontrol di Rumah Sakit Daerah dan kali ini sudah disarankan untuk lakukan kontrol di Salah Satu Rumah Sakit di Makassar namun mereka terkendala dana dan tempat. Keluarga sangat bersukur atas adanya bantuan biaya pengobatan ini.
BERITA04/02/2023 | fadly
Sosialisasi BAZNAS Di PDAM, Ini Pernyataan Direkturnya
Sosialisasi BAZNAS Di PDAM, Ini Pernyataan Direkturnya
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Luwu menggelar sosialisasi Zakat Infaq dan Sedekah kepada karyawan PDAM Kabupaten Luwu. Kegiatan ini digelar, Rabu (1/2/2023) di Aula Pertemuan Kantor PDAM Kabupaten Luwu. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Luwu Andi Agung Nas Wakil Ketua I BAZNAS Luwu Hamka, S.Ag, Wakil Ketua II BAZNAS Luwu Dra. Hj. Hafisah Saleng, Wakil Ketua III BAZNAS Luwu Drs. Ismail Ibrahim dan Direktur PDAM Kabupaten Luwu Syaharuddin Syarif dan diikuti oleh perwakilan karyawan PDAM Kabupaten Luwu. Dalam kegiatan sosialisasi ini pimpinan BAZNAS Luwu menyampaikan tentang regulasi pengelolaan zakat yang disampaikan langsung oleh Ketua BAZNAS Luwu, dan cara perhitungan zakat, baik itu zakat profesi / penghasilan, zakat pertanian, zakat emas yang disampaikan oleh Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan serta bagian bagian yang dapat menerima zakat atau ashnaf penerima zakat yang disampaikan oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian, disampaikan pula oleh Wakil ketua III Bidang Perencanaan dan Pengelola Keuangan mengenai tahap tahap pelaporan hasil pendistribuian dana zakat infaq dan sedekah itu sendiri. Selain itu direktur PDAM Kabupaten Luwu mengatakan “Tentu kecenderungan saya mengajak karyawan saya mendengarkan sosialisasi ini, bagaimana bisa memahami secara mendalam tentang menunaikan zakat ini, seperti yang kami ketahui selama ini kita laksanakan adalah zakat yang setiap sekali setahun menjelang idul fitri. Dengan mendenganrkan sosialisasi ini kami dari PDAM akan melakukan rapat internal untuk tindak lanjut pelaksanan pembayaran Zakat, infaq dan sedekah pada karyawan PDAM Kabupaten Luwu.
BERITA01/02/2023 | fadly
Baznas Luwu Menyusun Strategi Fundraising Dalam Rangka Menyambut Ramadhan
Baznas Luwu Menyusun Strategi Fundraising Dalam Rangka Menyambut Ramadhan
Belopa, Baznas Luwu - Dalam upaya memperkuat pengumpulan Zakat Infaq dan Sedekah sebagai tindak lanjut pelatihan Fundrasing yang telah dilakukan selama 3 hari mulai tanggal 25-27 Januari 2023 pekan lalu di Makassar. Wakil Ketua I Baznas Kabupaten Luwu (Hamka, S.Ag) Melalukan Rapat Koordinasi. Senin, 30 Januari 2023 Rapat Koordinasi ini dipandu langsung Oleh Wakil Ketua IV Baznas Luwu Zainal Abidin, S.Pd diikuti oleh Pimpinan dan Amil Pelaksana Baznas Kabupaten Luwu. "ini sudah mau masuk momentum ramadhan, sehingga Baznas Kabupaten Luwu merasa perlu membahas strategi fundraising di bulan Ramadhan sekaligus mendengarkan laporan dari Bidang Pengumpulan sudah sudah mengikuti Rakornis di Makassar" kata Zainal. Sementara itu Ketua Baznas Luwu Andi Agung Nas dalam arahanya berharap poin poin materi yang didapatkan pada kegiatan Rapat Kerja Teknis bisa di sampaikan agar strategi pengumpulan Zakat Infaq dan Sedekah terkhusus dalam menyambut bulan suci Ramadhan dapat lebih meningkat lagi dari tahun yang sebelumnya. "kita sudah harus mengatur strategi fundraising, melihat target yang ingin dicapai Baznas Luwu tahun ini naik 25% dari tahun sebelumnya. Sekali lagi kita harus pandai melihat momentum. Sebelum Ramadhan ada peringatan Hari Jadi Belopa ke-17, saya minta kita semua bisa berkontribusi di acara yang di helat pada medio Februari 2023 ini. Di momentum itu pula, Baznas Luwu bisa melakukan fundraising dengan sosialisasi, dan salah satu faedahnya adalah membentuk kepercayaan (trust) dari para Muzaki dan Mustahik" kata Agung. Selanjutnya sebagai salah satu rekomendasi hasil rapat hari ini menyimpulkan bahwa pendataan Muzaki dan Mustahik harus berbasi data base sehingga para Amil Baznas dapat lebih mudah melakukan assesmen berdasarkan data penerima manfaat. hal tersebut juga disampaikan oleh Zainal Abidin bahwa Baznas sementara melakukan sinkronisasi data mustahik mengacu dari data yang didapatkan dari Dinas Sosial Kabupaten Luwu. Wakil Ketua I bidang Pengumpulan Baznas Luwu Hamka, S.Ag menuturkan pentingnya pendataan muzaki dan mustahik tersebut "Jadi kita disepakati pula untuk tetap melakukan pendayagunaan zakat secara tiga aman yaitu Aman, Syar’i, Aman Regulasi Dan Aman NKRI" tutup Hamka.
BERITA30/01/2023 | fadly
Pelajar SMP di Luwu dapat Bantuan Biaya Rumah Sakit dari BAZNAS
Pelajar SMP di Luwu dapat Bantuan Biaya Rumah Sakit dari BAZNAS
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Luwu, gerak cepat membantu Nur Baity Annisa, seorang siswi SMPN 3 Luwu yang menderita sakit di RSUD Batara Guru, Belopa. Ketua Baznas Luwu, Agung Nas, mengatakan bantuan yang disalurkan berupaya biaya selama menjalani perawatan. Orang tua siswi tersebut hanya pekerja serabutan. "Biaya pengobatan dan perawatannya sudah ditanggung BPJS, kami dari Baznas memberikan bantuan biaya untuk kebutuhan selama di rumah sakit," kata Ketua Baznas Luwu. Agung Nas, Jumat (27/1/2023). Nur Baity Annisa sudah beberapa hari terbaring sakit di RSUD Batara Guru, Belopa. Siswi kelas VII SMPN 3 Luwu ini, kondisinya sempat memburuk akibat penyakit leukimia yang dideritanya.
BERITA27/01/2023 | fadly
Baznas Luwu Ikuti Rakornis Fundraising Di Makassar
Baznas Luwu Ikuti Rakornis Fundraising Di Makassar
Baznas Luwu – Badan Amil Zakat Nasional BAZNAS Kabupaten Luwu Mengikuti kegiatan Rapat Kerja Teknis Rakernis Penguatan Strategi Fundraising Ramadhan 1444 H tahun 2023. Kegiatan Rakernis ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai 25-27 Januari 2023, bertempat di Hotel Remcy Makassar. Kegiatan Rakernis ini di buka langsung oleh Pimpinan BAZNAS RI, Ahmad Sudrajat. Peserta yang hadir pada kegiatan Rakernis ini terdiri dari 24 Kabupaten Kota se-Sulawesi Selatan Untuk BAZNAS Kabupaten Luwu Sendiri Mengutus Wakil Ketua I BAZNAS didampongi Oleh Staf Amil Bidang Pengumpulan dan 1 Operator. Pada pembukaan kegiatan Rakernis Fundraising ini dalam sambutannya Pimpinan BAZNAS RI, Ahmad Sudrajat menyampaikan bahwa Rakernis ini meruapakan langkah awal sebagai penguatan dalam pengumpulan zakat, juga sebagai wadah silaturahim sesama pengelola zakat se Sulawesi Selatan. Ahmad Sudrajat juga menuturkan bahwa diwilayah Indonesia Timur, BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan yang akan menjadi benchmarking perzakatan.
BERITA25/01/2023 | fadly
Sosialisasi ZIS dibuka Bupati Luwu, Tiga Pimpinan Baznas jadi Pemateri
Sosialisasi ZIS dibuka Bupati Luwu, Tiga Pimpinan Baznas jadi Pemateri
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Luwu menggelar Sosialisasi Zakat, Infaq, dan Sedekah kepada para kepala Organisasi Perangkat Daerah beserta Kasubag Keuangannya masing-masing lingkup pemerintah kabupaten luwu di aula kantor Bappelitbangda, Kelurahan Senga Kecamatan Belopa, Selasa (24/1/2023) Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan peringatan HUT Baznas ke-22 dengan menghadirkan narasumber diantaranya, Ketua Baznas Sulsel, Dr dr Khidri Alwi, Ketua Baznas Kota Makassar, HM. Ashar Tamanggong dan Wakil Ketua II Baznas Kabupaten Barru, Drs H La Minu Kalibu yang dipandu oleh Ketua Baznas Kabupaten Luwu, Andi Agung Nas Bupati Luwu, Dr. Drs. H Basmin Mattayang, M.Pd membuka secara resmi kegiatan sosialisasi ini. Dalam sambutannya, Bupati mengungkapkan bahwa sejak melantik pimpinan Baznas Kabupaten Luwu pada akhir 2021 lalu, dirinya tak henti-henti mengingatkan, agar Baznas Kabupaten Luwu untuk memiliki kompetensi bekerja amanah dan profesional, serta aktif berkolaborasi dengan pemerintah dan organisasi kemasyarakatan islam dalam upaya menggali potensi dan mengoptimalkan pengelolaan layanan zakat demi kemaslahatan daerah dan masyarakat Kabupaten Luwu. “Tentu masih banyak masyarakat yang masih belum sadar untuk membayar pajak dan masih banyak pula yang mempertanyakan dikemanakan Zakat itu, sehingga ini tugas berat bagi Baznas untuk aktif melakukan sosialisasi. Lakukan pendekatan secara humanis dan jelaskan tujuan Zakat itu sendiri sehingga masyarakat sadar dan tidak ragu-ragu lagi membayar Zakat. Kolaborasi dengan persamil dan MUI agar para mubaliqh juga turut mensosialisasikan zakat ini melalui dakwah-dakwahnya”, kata H Basmin Mattayang Menurutnya, apabila kewajiban zakat yang prospeknya berkorelasi dengan potensi sumber daya alam dan sektor ekonomi lainnya dapat dikelola secara baik dan berkesinambungan, maka pastinya akan bermuara pada terimplementasinya nilai-nilai luhur kepekaan sosial dan semakin kokohnya jalinan ukhuwah, serta meningkatnya kesejahteraan hidup masyarakat Kabupaten Luwu. “Melalui kesempatan yang baik ini, saya selaku Bupati Luwu mengucapkan dirgahayu Baznas ke-22, semoga di usia 22 tahun ini, Baznas semakin bertransformasi membantu pemerintah dalam mengemban amanah sesuai tupoksi dan tanggung jawabnya serta ikut memberdayakan generasi masyarakat qur’ani, masyarakat yang teduh dalam nuansa religi. Melalui momentum ini, saya berharap Baznas dapat lebih signifikan mengambil peran dan berkontribusi konkret dalam membentuk karakter ummatan wasatan (umat terbaik), yang bermanfaat bagi sesama serta kuat dan solid dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia”, tutupnya Ketua Baznas Sulsel, Dr dr Khidri Alwi menyampaikan bahwa begitu pentingnya zakat, sampai menjadikannya sebagai salah satu pilar pokok dalam memeluk agama islam. “Setiap umat Islam yang mampu, wajib mengeluarkan zakat sebagai bagian dari pelaksanaan rukun Islam yang ketiga. Artinya, dalam urutan rukun Islam, zakat menempati deret rukun setelah shalat, ibadah yang paling ditekankan dalam Islam karena menjadi cermin dari praktik paling konkret penghambaan kepada Tuhan. Dalam Al-Qur’an pun, perintah zakat sering digandengkan dengan perintah shalat. Sedikitnya ada 24 tempat ayat Al-Qur’an menyebut shalat dan zakat secara beriringan”, jelas Dr dr Khidri Alwi Ketua Baznas Kota Makassar, HM. Ashar Tamanggong dalam materinya menjelaskan, dalam membayar zakat, masyarakat harus memahami tujuan berzakat, bagaimana mekanismenya dan harus mengetahui siapa saja yang wajib menerima zakat agar zakat dikeluarkan berkah dan bermanfaat di dunia maupun diakhirat Sementara Wakil Ketua II Baznas Kabupaten Barru, Drs H La Minu Kalibu menjelaskan pentingnya melakukan strategi dalam melakukan Sosialisasi tentang zakat agar masyarakat betul-betul dapat memahami dan sadar dalam membayar zakat. Pada kesempatan ini, Baznas Luwu memberikan santunan kepada 22 orang yang terdiri 5 orang Muallaf, 4 orang penyandang disabilitas, 5 orang fakir miskin, 3 orang Fisabilillah, dan 5 orang Ibnu Sabil yang masing-masing memperoleh santunan sebesar Rp. 500 ribu rupiah dengan total santunan sebesar Rp. 11 juta rupiah.
BERITA24/01/2023 | fadly
BAZNAS LUWU PLENO PERDANA AWAL TAHUN 2023
BAZNAS LUWU PLENO PERDANA AWAL TAHUN 2023
Sebagai salah satu agenda rutin Pimpinan Baznas, di awal 2023 bertepatan tanggal 6 Januari 2023 bertempat di ruang rapat pimpinan Baznas Kabupaten Luwu, mengadakan rapat pleno perdana dengan menghadirkan seluruh Pimpinan dan Amil Pelaksana BAZNAS LUWU. Ketua Baznas Luwu, Andi Agung Nas memaparkan agenda rapat terkait konsolidasi awal pasca studi tiru di dua tempat yakni Baznas Kabupaten Barru dan Baznas Kota Makassar. Banyak hal yang dapat diadopsi dari keduanya baik itu terkait penguatan kelembagaan baznas tetang pemberdayaan UPZ dan strategi pengumpulan yang dilakukan oleh BAZNAS Barru dan Makassar. Wakil Ketua IV Zainal Abidin juga menjelaskan bahwa di Luwu sementara melakukan penguatan UPZ di tingkat desa. Apalagi yang diporsir di Luwu adalah Zakat pertanian, sehingga kedepannya bagaimana kita bisa memberdayakan UPZ di tingkat desa dapat mengumpulkan Zakat setiap Panen. 81 % masyarakat di Kabupaten Luwu hidup dari pertanian sehingga jika hal itu dimaksimalkan, maka seluruh mustahik yang ada di desa akan tercover dengan sendirinya. Hal yang sama disampaikan Wakil Ketua I Hamka, S,Ag bahwa tahun ini Baznas akan banyak bersosialisasi untuk meningkatkan pengumpulan, sehingga visi Baznas dalam menyejahterakan umat insya Allah bisa tercapai, angka kemiskinan di Luwu bisa tertekan dan lain-lain permberdayaan. Usai rapat, Baznas kemudian melanjutkan pendistribusian bantuan untuk Masjid Al-Ikhwan Topoka yang sementara ini merampungkan pengerjaan kusen dan pintu. di sana Wakil Ketua II Hj. Hafisah Saleng bersama Pimpinan Baznas yang lain juga menyerahkan bantuan sebesar Rp. 3.000.000 sekaligus melakukan sosialisasi ZIS. Bendahara Pengurus Masjid Al-Ikhwan H. Syahruddin ketika menerima bantuan dari Baznas mengucapakan terima kasih kepada Baznas yang telah mengalokasikan bantuan untuk Masjid Al-Ikhwan Topoka Belopa. di saat yang sama juga, Ketua Baznas Luwu menyampaikan bahwa jika dana ZIS dapat terkelola dengan baik, maka UPZ yang ada di masjid ini akan terberdayakan, serta pegawai syara' nya akan mendapat insentif yang layak.
BERITA06/01/2023 | Fadly
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat