Berita Terbaru

BAZNAS Luwu Respon Cepat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Luwu nyerahkan bantuan biaya pengobatan kepada anak penderita Penyakit Ginjal.
Setelah mendapat laporan dari ibu camat Bajo Barat tentang adanya salah satu warganya yang beralamat di Dusun Tiangka Desa Sampeang Kecamatan Bajo Barat Kabupaten Luwu, dimana salah satu warganya ada seorang anak menderita penyakit ginjal.
Setelah mendapatkan informasi tersebut Pengurus BAZNAS Luwu langsung melakukan asesment dan menemui langsung kepala Desa Setempat mengenai informasi tersebut. “Setelah mendapatkan informasi ini, ketua baznas Luwu memerintahkan kepada kami untuk melakukan Assesment terhadap anak yang menderita penyakit ginjal tersebut untuk dilakukan assessmen dan melakukan penyerahan bantuan biaya pengobatan untuk membantu meringankan beban keluarga dan memastikan anak mendapat pengobatan yang baik Ucap Wakil Ketua IV BAZNAS Luwu (Zainal Abidin.S.Pd).
Selain itu kepala desa juga mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan pengobatan yang diserahkan oleh BAZNAS kabupaten Luwu dimana anak tersebut sudah mengalami penyakit sejak bulan November 2021, sang anak sudah seringkali melakukan kontrol di Rumah Sakit Daerah dan kali ini sudah disarankan untuk lakukan kontrol di Salah Satu Rumah Sakit di Makassar namun mereka terkendala dana dan tempat. Keluarga sangat bersukur atas adanya bantuan biaya pengobatan ini.
BERITA04/02/2023 | fadly

Sosialisasi BAZNAS Di PDAM, Ini Pernyataan Direkturnya
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Luwu menggelar sosialisasi Zakat Infaq dan Sedekah kepada karyawan PDAM Kabupaten Luwu.
Kegiatan ini digelar, Rabu (1/2/2023) di Aula Pertemuan Kantor PDAM Kabupaten Luwu. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Luwu Andi Agung Nas Wakil Ketua I BAZNAS Luwu Hamka, S.Ag, Wakil Ketua II BAZNAS Luwu Dra. Hj. Hafisah Saleng, Wakil Ketua III BAZNAS Luwu Drs. Ismail Ibrahim dan Direktur PDAM Kabupaten Luwu Syaharuddin Syarif dan diikuti oleh perwakilan karyawan PDAM Kabupaten Luwu.
Dalam kegiatan sosialisasi ini pimpinan BAZNAS Luwu menyampaikan tentang regulasi pengelolaan zakat yang disampaikan langsung oleh Ketua BAZNAS Luwu, dan cara perhitungan zakat, baik itu zakat profesi / penghasilan, zakat pertanian, zakat emas yang disampaikan oleh Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan serta bagian bagian yang dapat menerima zakat atau ashnaf penerima zakat yang disampaikan oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian, disampaikan pula oleh Wakil ketua III Bidang Perencanaan dan Pengelola Keuangan mengenai tahap tahap pelaporan hasil pendistribuian dana zakat infaq dan sedekah itu sendiri.
Selain itu direktur PDAM Kabupaten Luwu mengatakan “Tentu kecenderungan saya mengajak karyawan saya mendengarkan sosialisasi ini, bagaimana bisa memahami secara mendalam tentang menunaikan zakat ini, seperti yang kami ketahui selama ini kita laksanakan adalah zakat yang setiap sekali setahun menjelang idul fitri. Dengan mendenganrkan sosialisasi ini kami dari PDAM akan melakukan rapat internal untuk tindak lanjut pelaksanan pembayaran Zakat, infaq dan sedekah pada karyawan PDAM Kabupaten Luwu.
BERITA01/02/2023 | fadly

Baznas Luwu Menyusun Strategi Fundraising Dalam Rangka Menyambut Ramadhan
Belopa, Baznas Luwu - Dalam upaya memperkuat pengumpulan Zakat Infaq dan Sedekah sebagai tindak lanjut pelatihan Fundrasing yang telah dilakukan selama 3 hari mulai tanggal 25-27 Januari 2023 pekan lalu di Makassar. Wakil Ketua I Baznas Kabupaten Luwu (Hamka, S.Ag) Melalukan Rapat Koordinasi. Senin, 30 Januari 2023
Rapat Koordinasi ini dipandu langsung Oleh Wakil Ketua IV Baznas Luwu Zainal Abidin, S.Pd diikuti oleh Pimpinan dan Amil Pelaksana Baznas Kabupaten Luwu. "ini sudah mau masuk momentum ramadhan, sehingga Baznas Kabupaten Luwu merasa perlu membahas strategi fundraising di bulan Ramadhan sekaligus mendengarkan laporan dari Bidang Pengumpulan sudah sudah mengikuti Rakornis di Makassar" kata Zainal.
Sementara itu Ketua Baznas Luwu Andi Agung Nas dalam arahanya berharap poin poin materi yang didapatkan pada kegiatan Rapat Kerja Teknis bisa di sampaikan agar strategi pengumpulan Zakat Infaq dan Sedekah terkhusus dalam menyambut bulan suci Ramadhan dapat lebih meningkat lagi dari tahun yang sebelumnya. "kita sudah harus mengatur strategi fundraising, melihat target yang ingin dicapai Baznas Luwu tahun ini naik 25% dari tahun sebelumnya. Sekali lagi kita harus pandai melihat momentum. Sebelum Ramadhan ada peringatan Hari Jadi Belopa ke-17, saya minta kita semua bisa berkontribusi di acara yang di helat pada medio Februari 2023 ini. Di momentum itu pula, Baznas Luwu bisa melakukan fundraising dengan sosialisasi, dan salah satu faedahnya adalah membentuk kepercayaan (trust) dari para Muzaki dan Mustahik" kata Agung.
Selanjutnya sebagai salah satu rekomendasi hasil rapat hari ini menyimpulkan bahwa pendataan Muzaki dan Mustahik harus berbasi data base sehingga para Amil Baznas dapat lebih mudah melakukan assesmen berdasarkan data penerima manfaat. hal tersebut juga disampaikan oleh Zainal Abidin bahwa Baznas sementara melakukan sinkronisasi data mustahik mengacu dari data yang didapatkan dari Dinas Sosial Kabupaten Luwu. Wakil Ketua I bidang Pengumpulan Baznas Luwu Hamka, S.Ag menuturkan pentingnya pendataan muzaki dan mustahik tersebut "Jadi kita disepakati pula untuk tetap melakukan pendayagunaan zakat secara tiga aman yaitu Aman, Syar’i, Aman Regulasi Dan Aman NKRI" tutup Hamka.
BERITA30/01/2023 | fadly

Pelajar SMP di Luwu dapat Bantuan Biaya Rumah Sakit dari BAZNAS
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Luwu, gerak cepat membantu Nur Baity Annisa, seorang siswi SMPN 3 Luwu yang menderita sakit di RSUD Batara Guru, Belopa.
Ketua Baznas Luwu, Agung Nas, mengatakan bantuan yang disalurkan berupaya biaya selama menjalani perawatan. Orang tua siswi tersebut hanya pekerja serabutan.
"Biaya pengobatan dan perawatannya sudah ditanggung BPJS, kami dari Baznas memberikan bantuan biaya untuk kebutuhan selama di rumah sakit," kata Ketua Baznas Luwu. Agung Nas, Jumat (27/1/2023).
Nur Baity Annisa sudah beberapa hari terbaring sakit di RSUD Batara Guru, Belopa. Siswi kelas VII SMPN 3 Luwu ini, kondisinya sempat memburuk akibat penyakit leukimia yang dideritanya.
BERITA27/01/2023 | fadly

Baznas Luwu Ikuti Rakornis Fundraising Di Makassar
Baznas Luwu – Badan Amil Zakat Nasional BAZNAS Kabupaten Luwu Mengikuti kegiatan Rapat Kerja Teknis Rakernis Penguatan Strategi Fundraising Ramadhan 1444 H tahun 2023. Kegiatan Rakernis ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai 25-27 Januari 2023, bertempat di Hotel Remcy Makassar.
Kegiatan Rakernis ini di buka langsung oleh Pimpinan BAZNAS RI, Ahmad Sudrajat. Peserta yang hadir pada kegiatan Rakernis ini terdiri dari 24 Kabupaten Kota se-Sulawesi Selatan Untuk BAZNAS Kabupaten Luwu Sendiri Mengutus Wakil Ketua I BAZNAS didampongi Oleh Staf Amil Bidang Pengumpulan dan 1 Operator.
Pada pembukaan kegiatan Rakernis Fundraising ini dalam sambutannya Pimpinan BAZNAS RI, Ahmad Sudrajat menyampaikan bahwa Rakernis ini meruapakan langkah awal sebagai penguatan dalam pengumpulan zakat, juga sebagai wadah silaturahim sesama pengelola zakat se Sulawesi Selatan. Ahmad Sudrajat juga menuturkan bahwa diwilayah Indonesia Timur, BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan yang akan menjadi benchmarking perzakatan.
BERITA25/01/2023 | fadly

Sosialisasi ZIS dibuka Bupati Luwu, Tiga Pimpinan Baznas jadi Pemateri
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Luwu menggelar Sosialisasi Zakat, Infaq, dan Sedekah kepada para kepala Organisasi Perangkat Daerah beserta Kasubag Keuangannya masing-masing lingkup pemerintah kabupaten luwu di aula kantor Bappelitbangda, Kelurahan Senga Kecamatan Belopa, Selasa (24/1/2023)
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan peringatan HUT Baznas ke-22 dengan menghadirkan narasumber diantaranya, Ketua Baznas Sulsel, Dr dr Khidri Alwi, Ketua Baznas Kota Makassar, HM. Ashar Tamanggong dan Wakil Ketua II Baznas Kabupaten Barru, Drs H La Minu Kalibu yang dipandu oleh Ketua Baznas Kabupaten Luwu, Andi Agung Nas
Bupati Luwu, Dr. Drs. H Basmin Mattayang, M.Pd membuka secara resmi kegiatan sosialisasi ini. Dalam sambutannya, Bupati mengungkapkan bahwa sejak melantik pimpinan Baznas Kabupaten Luwu pada akhir 2021 lalu, dirinya tak henti-henti mengingatkan, agar Baznas Kabupaten Luwu untuk memiliki kompetensi bekerja amanah dan profesional, serta aktif berkolaborasi dengan pemerintah dan organisasi kemasyarakatan islam dalam upaya menggali potensi dan mengoptimalkan pengelolaan layanan zakat demi kemaslahatan daerah dan masyarakat Kabupaten Luwu.
“Tentu masih banyak masyarakat yang masih belum sadar untuk membayar pajak dan masih banyak pula yang mempertanyakan dikemanakan Zakat itu, sehingga ini tugas berat bagi Baznas untuk aktif melakukan sosialisasi. Lakukan pendekatan secara humanis dan jelaskan tujuan Zakat itu sendiri sehingga masyarakat sadar dan tidak ragu-ragu lagi membayar Zakat. Kolaborasi dengan persamil dan MUI agar para mubaliqh juga turut mensosialisasikan zakat ini melalui dakwah-dakwahnya”, kata H Basmin Mattayang
Menurutnya, apabila kewajiban zakat yang prospeknya berkorelasi dengan potensi sumber daya alam dan sektor ekonomi lainnya dapat dikelola secara baik dan berkesinambungan, maka pastinya akan bermuara pada terimplementasinya nilai-nilai luhur kepekaan sosial dan semakin kokohnya jalinan ukhuwah, serta meningkatnya kesejahteraan hidup masyarakat Kabupaten Luwu.
“Melalui kesempatan yang baik ini, saya selaku Bupati Luwu mengucapkan dirgahayu Baznas ke-22, semoga di usia 22 tahun ini, Baznas semakin bertransformasi membantu pemerintah dalam mengemban amanah sesuai tupoksi dan tanggung jawabnya serta ikut memberdayakan generasi masyarakat qur’ani, masyarakat yang teduh dalam nuansa religi. Melalui momentum ini, saya berharap Baznas dapat lebih signifikan mengambil peran dan berkontribusi konkret dalam membentuk karakter ummatan wasatan (umat terbaik), yang bermanfaat bagi sesama serta kuat dan solid dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia”, tutupnya
Ketua Baznas Sulsel, Dr dr Khidri Alwi menyampaikan bahwa begitu pentingnya zakat, sampai menjadikannya sebagai salah satu pilar pokok dalam memeluk agama islam.
“Setiap umat Islam yang mampu, wajib mengeluarkan zakat sebagai bagian dari pelaksanaan rukun Islam yang ketiga. Artinya, dalam urutan rukun Islam, zakat menempati deret rukun setelah shalat, ibadah yang paling ditekankan dalam Islam karena menjadi cermin dari praktik paling konkret penghambaan kepada Tuhan. Dalam Al-Qur’an pun, perintah zakat sering digandengkan dengan perintah shalat. Sedikitnya ada 24 tempat ayat Al-Qur’an menyebut shalat dan zakat secara beriringan”, jelas Dr dr Khidri Alwi
Ketua Baznas Kota Makassar, HM. Ashar Tamanggong dalam materinya menjelaskan, dalam membayar zakat, masyarakat harus memahami tujuan berzakat, bagaimana mekanismenya dan harus mengetahui siapa saja yang wajib menerima zakat agar zakat dikeluarkan berkah dan bermanfaat di dunia maupun diakhirat
Sementara Wakil Ketua II Baznas Kabupaten Barru, Drs H La Minu Kalibu menjelaskan pentingnya melakukan strategi dalam melakukan Sosialisasi tentang zakat agar masyarakat betul-betul dapat memahami dan sadar dalam membayar zakat.
Pada kesempatan ini, Baznas Luwu memberikan santunan kepada 22 orang yang terdiri 5 orang Muallaf, 4 orang penyandang disabilitas, 5 orang fakir miskin, 3 orang Fisabilillah, dan 5 orang Ibnu Sabil yang masing-masing memperoleh santunan sebesar Rp. 500 ribu rupiah dengan total santunan sebesar Rp. 11 juta rupiah.
BERITA24/01/2023 | fadly

BAZNAS LUWU PLENO PERDANA AWAL TAHUN 2023
Sebagai salah satu agenda rutin Pimpinan Baznas, di awal 2023 bertepatan tanggal 6 Januari 2023 bertempat di ruang rapat pimpinan Baznas Kabupaten Luwu, mengadakan rapat pleno perdana dengan menghadirkan seluruh Pimpinan dan Amil Pelaksana BAZNAS LUWU. Ketua Baznas Luwu, Andi Agung Nas memaparkan agenda rapat terkait konsolidasi awal pasca studi tiru di dua tempat yakni Baznas Kabupaten Barru dan Baznas Kota Makassar. Banyak hal yang dapat diadopsi dari keduanya baik itu terkait penguatan kelembagaan baznas tetang pemberdayaan UPZ dan strategi pengumpulan yang dilakukan oleh BAZNAS Barru dan Makassar. Wakil Ketua IV Zainal Abidin juga menjelaskan bahwa di Luwu sementara melakukan penguatan UPZ di tingkat desa. Apalagi yang diporsir di Luwu adalah Zakat pertanian, sehingga kedepannya bagaimana kita bisa memberdayakan UPZ di tingkat desa dapat mengumpulkan Zakat setiap Panen. 81 % masyarakat di Kabupaten Luwu hidup dari pertanian sehingga jika hal itu dimaksimalkan, maka seluruh mustahik yang ada di desa akan tercover dengan sendirinya.
Hal yang sama disampaikan Wakil Ketua I Hamka, S,Ag bahwa tahun ini Baznas akan banyak bersosialisasi untuk meningkatkan pengumpulan, sehingga visi Baznas dalam menyejahterakan umat insya Allah bisa tercapai, angka kemiskinan di Luwu bisa tertekan dan lain-lain permberdayaan.
Usai rapat, Baznas kemudian melanjutkan pendistribusian bantuan untuk Masjid Al-Ikhwan Topoka yang sementara ini merampungkan pengerjaan kusen dan pintu. di sana Wakil Ketua II Hj. Hafisah Saleng bersama Pimpinan Baznas yang lain juga menyerahkan bantuan sebesar Rp. 3.000.000 sekaligus melakukan sosialisasi ZIS. Bendahara Pengurus Masjid Al-Ikhwan H. Syahruddin ketika menerima bantuan dari Baznas mengucapakan terima kasih kepada Baznas yang telah mengalokasikan bantuan untuk Masjid Al-Ikhwan Topoka Belopa. di saat yang sama juga, Ketua Baznas Luwu menyampaikan bahwa jika dana ZIS dapat terkelola dengan baik, maka UPZ yang ada di masjid ini akan terberdayakan, serta pegawai syara' nya akan mendapat insentif yang layak.
BERITA06/01/2023 | Fadly

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
